Affinity for iPad Gratis untuk Individu, Cukup Akun Canva Gratis: Ini Fitur-fiturnya
Redaksi Bit Nusantara ·

TL;DR · Ringkasan
Canva merilis Affinity for iPad, aplikasi desain serba-guna yang fitur intinya gratis untuk individu dengan akun Canva gratis. Fitur AI memerlukan langganan berbayar Canva. Aplikasi ini memadukan sketsa, vektor, penyuntingan foto, dan tata letak halaman dalam satu berkas .af.
Poin kunci
- Alat inti sketsa, vektor, foto, dan tata letak di Affinity for iPad gratis untuk individu, dengan syarat memiliki akun Canva gratis.
- Sketsa, vektor, foto, dan tata letak dapat disimpan dalam satu berkas .af tanpa perlu ekspor atau konversi.
- Sketch Studio menghadirkan menggambar bebas serta fitur Sketch to Shapes yang merapikan gambar tangan menjadi vektor.
- Fitur AI Canva bersifat opsional dan memerlukan langganan berbayar Canva.
- Aplikasi mendukung Apple Pencil Pro, termasuk barrel roll, squeeze, dan hover.
JAKARTA, BIT NUSANTARA — Canva meluncurkan Affinity for iPad, aplikasi desain serba-guna yang kini bisa dipakai gratis oleh individu di tablet Apple. Satu-satunya syarat adalah memiliki akun Canva gratis.
Seluruh fungsi inti, mulai dari penyuntingan foto, sketsa, vektor, hingga tata letak halaman, termasuk dalam paket gratis itu. Aplikasi ini menggabungkan keempatnya dalam satu antarmuka, sehingga pengguna dapat berpindah antara studio Sketch, Vector, Pixel, dan Layout dalam berkas .af yang sama.
Tampilan aplikasi dirancang ulang khusus untuk iPad, bukan sekadar versi desktop yang diperkecil. Canva menggambarkannya sebagai aplikasi yang "Dibuat untuk sentuhan, bukan dikecilkan agar muat."
Fitur baru yang paling menonjol adalah Sketch Studio. Studio ini mendukung menggambar bebas dengan pustaka kuas yang bisa disesuaikan. Tekanan dan kemiringan Apple Pencil terbaca, dan sketsa tetap dapat disunting setelah disimpan dalam berkas.
Untuk mempercepat peralihan dari sketsa ke vektor, tersedia fitur Sketch to Shapes. Fitur itu merapikan bentuk yang digambar tangan menjadi objek vektor yang masih bisa diubah.
Di sisi penyuntingan foto, aplikasi membawa pemrosesan RAW, alat seleksi, retouching, dan compositing dari versi desktop. Penyesuaian non-destruktif juga tersedia. Mask Tool yang baru dapat mengikuti tepi rumit seperti rambut, bulu, dan dedaunan saat Apple Pencil digerakkan.
Untuk pekerjaan tata letak, aplikasi menyediakan dokumen multi-halaman, master page, dan keluaran siap cetak. Pengguna dapat menyusun zine, lookbook, dan buku foto dengan grid, lalu mengekspornya ke berkas siap cetak. Aplikasi juga kompatibel dengan semua jenis berkas desain utama.
Dukungan Apple Pencil Pro mencakup gestur barrel roll, squeeze, dan hover, di samping kontrol tekanan dan kemiringan.
Lapisan AI hadir lewat Canva AI Studio. Isinya antara lain Generative Expand untuk memperluas latar gambar, penskalaan resolusi, serta pengurangan noise dan blur gerak secara instan. Ada pula Decompose Layer yang memecah gambar datar menjadi layer yang dapat disunting.
Fitur AI tidak termasuk paket gratis. Aksesnya memerlukan langganan berbayar Canva. The Verge menyebut kebutuhan Canva Pro, dengan tarif mulai $18 per bulan.
Neil Ladkin, kepala desain produk Affinity, mengatakan, "Affinity untuk iPad menghadirkan seluruh kekuatan Affinity bersama fleksibilitas dan portabilitas iPad."
CEO Pro Design di Canva, Duncan Clark, mengatakan permintaan pengguna menjadi pendorong utama. "Sejak kami menyatukan Affinity di desktop, permintaan terbesar pengguna adalah agar aplikasi ini hadir di iPad."
Perilisan ini menyusul peluncuran ulang versi desktop tahun lalu, ketika Affinity Designer, Photo, dan Publisher yang semula terpisah dilebur menjadi satu aplikasi untuk Mac dan Windows. Canva menyatakan aplikasi desktop itu telah menarik lebih dari tujuh juta pendaftar.
Sebelumnya, Serif merilis aplikasi iPad yang terpisah untuk Designer, Photo, dan Publisher. Canva membeli Affinity pada Maret 2024, saat Affinity masih dimiliki dan dijalankan penuh oleh Serif. Affinity Photo pernah dinobatkan Apple sebagai App of the Year iPad pada 2017.
Setelah akuisisi itu, sebagian pengguna cemas Affinity akan meninggalkan lisensi sekali bayar dan beralih ke langganan. Canva dan Serif berjanji tidak akan memaksa pengguna berlangganan, dan menurut The Verge janji itu sejauh ini masih dipegang.
// Analisis redaksi
pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta
Skema gratis untuk alat inti, dengan AI sebagai lapisan berbayar, dapat dibaca sebagai upaya menurunkan hambatan masuk bagi perancang individu sambil tetap menyediakan jalur berlangganan bagi yang membutuhkan. Syarat akun Canva gratis berpotensi menjadi pintu bagi pengguna baru ke ekosistem Canva yang lebih luas. Desktop yang sudah menarik lebih dari tujuh juta pendaftar memberi gambaran skala basis pengguna yang kini hendak dijangkau lewat tablet.
Penyatuan sketsa, vektor, foto, dan tata letak dalam satu berkas .af patut dicermati: pengguna yang tadinya berpindah antaraplikasi dapat bekerja tanpa ekspor dan konversi. Pembagian fitur gratis dan berbayar ke depan layak diikuti, mengingat kekhawatiran lama soal arah lisensi pascaakuisisi.
- #Affinity
- #Canva
- #Affinity for iPad
- #aplikasi desain