Xbox Nano Controller $50 Hadir dengan Cloud Connect Wi-Fi ala Stadia

Redaksi Bit Nusantara ·

Sebuah laptop ramping dengan layar kosong di permukaan putih, sempurna untuk mockup digital.
Ilustrasi · Foto: Hanna Pad / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Microsoft meluncurkan Xbox Nano Controller seharga 50 dolar AS, pengontrol Xbox terkecil sejauh ini, untuk pemain muda, bertangan kecil, dan yang bermain sambil bepergian. Fitur Cloud connect menyambungkannya lewat Wi-Fi langsung ke Xbox Cloud Gaming, seperti Stadia Controller, tetapi masih pratinjau dan baru tersedia di Amerika Serikat.

Poin kunci

  • Xbox Nano Controller dijual 50 dolar AS, dengan panjang sedikit di atas 5 inci dan berat sekitar 101 gram.
  • Cloud connect memakai Wi-Fi untuk terhubung langsung ke server cloud, menggantikan koneksi Bluetooth ke TV, sehingga dapat membantu mengurangi latensi input.
  • Pratinjau Cloud connect tersedia mulai hari pengumuman bagi pemain di Amerika Serikat, dan saat ini hanya berfungsi di smart TV dan web.
  • Nano tidak memiliki getar (rumble), dan kotaknya tidak menyertakan kabel pengisi daya.
  • Baterai Nano diperkirakan turun sekitar 10 persen dalam 30 hingga 40 menit bermain.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Microsoft meluncurkan Xbox Nano Controller dengan harga 50 dolar AS, pengontrol Xbox berukuran paling kecil sejauh ini. Perangkat ini ditujukan bagi anak muda, pemain bertangan kecil, dan mereka yang bermain sambil bepergian.

Microsoft mengumumkan pengontrol itu pada pertengahan Oktober. Fitur Cloud connect-nya sempat terungkap lebih dulu lewat temuan The Verge, lalu dikonfirmasi resmi Microsoft sehari kemudian.

"Cloud connect memasangkan Xbox Nano Controller Anda melalui Wi-Fi untuk pengalaman Xbox Cloud Gaming yang cepat dan responsif," demikian bunyi pop-up pada pengontrol itu.

Tim Xbox menjelaskan cara kerjanya. "Alih-alih koneksi Bluetooth ke TV Anda, cloud connect menggunakan Wi-Fi Anda untuk terhubung langsung ke server cloud yang menjalankan game Anda," kata Tim Xbox.

Pratinjau Cloud connect tersedia bagi pemain di Amerika Serikat. Penyiapannya memerlukan aplikasi beta Xbox untuk Android atau aplikasi Xbox Accessories di PC, dan pengguna PC harus terdaftar dalam program Xbox Insider. Untuk saat ini, konektivitas Wi-Fi Nano hanya berfungsi di smart TV dan web.

Microsoft menyatakan fitur ini masih dalam pengembangan, sehingga mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan bisa berubah. Ketersediaan serta game dan perangkat yang didukung juga dapat terbatas selama fase beta.

Konsep ini mengingatkan pada Stadia Controller milik Google, yang lebih dulu terhubung ke cloud gaming lewat Wi-Fi sendiri. Platform Stadia kini sudah tidak beroperasi. Amazon Luna Controller juga bekerja melalui Wi-Fi.

Di sisi perangkat keras, tombol ABXY dan thumbstick Nano sedikit lebih kecil dibanding pengontrol Xbox biasa, sedangkan D-pad dan tombol Xbox yang menyala tidak diubah ukurannya. Trigger-nya lebih kecil dan terasa lebih berbunyi klik saat ditekan sampai dasar. Grip membantu kenyamanan, tetapi membuat pengontrol tidak duduk rata di meja.

Ukuran mungil itu memudahkan Nano dibawa di saku jaket, ransel, atau celana, bahkan dipakai bermain di gym. Pengisian daya lewat USB-C bisa dilakukan sambil bermain, dan daya naik dari 30 persen ke 60 persen dalam kurang dari 10 menit.

Penulis The Verge memperkirakan baterai turun sekitar 10 persen setiap 30 hingga 40 menit bermain, jauh di bawah 30 jam pada pengontrol nirkabel Xbox yang lebih besar. Nano juga tidak memiliki getar, yang menurut penulis The Verge kemungkinan karena pertimbangan daya baterai. Kotaknya hanya berisi pengontrol dan panduan pengguna, tanpa kabel pengisi daya.

Dalam uji coba CNET, Nano berhasil dipasangkan dengan Xbox Series S, MacBook Pro, dan iPhone, tetapi harus dipasangkan ulang setiap berpindah platform. Tombol Action yang dapat diprogram hanya bisa diatur lewat aplikasi Xbox Accessories di PC.

Microsoft juga menguji opsi memakai ponsel sebagai pengontrol di smart TV tertentu. Antarmukanya terbuka di browser tanpa unduhan aplikasi, dan opsi itu diaktifkan lewat Settings > Account pada Xbox Cloud Gaming. Pemain di luar Amerika Serikat dapat mencoba opsi ini.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Kehadiran Cloud connect pada pengontrol seharga 50 dolar AS menunjukkan gagasan Stadia Controller, yakni terhubung langsung ke cloud lewat Wi-Fi, kini dipakai pemain besar lain. Dengan Amazon Luna Controller yang juga memakai Wi-Fi, pendekatan ini berpotensi menjangkau khalayak yang lebih luas. Pengurangan latensi lewat sambungan langsung ke server patut dicermati, sebab inilah klaim utama Microsoft untuk fitur tersebut.

Namun, nilai jualnya masih bergantung pada beberapa hal. Fitur itu berstatus pratinjau, baru tersedia di Amerika Serikat, dan sementara hanya berjalan di smart TV dan web. Baterai yang diperkirakan cepat turun serta ketiadaan getar menjadi pertimbangan bagi pemain yang mengutamakan portabilitas.

  • #Xbox Nano Controller
  • #Microsoft
  • #Xbox Cloud Gaming
  • #Cloud Connect