Epic Games Gelar Lomba Game Berbasis AI, Hadiah Tunai $65.000 dan Hibah hingga $50.000

Redaksi Bit Nusantara ·

Foto hitam putih close-up yang menunjukkan tangan yang mengetik di laptop, menekankan teknologi modern.
Ilustrasi · Foto: Christina Morillo / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Epic Games mengumumkan Epic AI MegaJam 2026, lomba pembuatan game empat hari pada 12–15 November yang membolehkan alat AI apa pun. Total hadiah tunai $65.000, dan entri unggulan berpeluang meraih hibah kelanjutan pengembangan hingga $50.000. Bahan tidak menyatakan hibah itu sebagai strategi dominasi ekosistem; analisis redaksi menimbangnya sebagai tafsir.

Poin kunci

  • Epic AI MegaJam 2026 berlangsung 12 hingga 15 November, dengan tim maksimal lima orang plus agen AI di Unreal Engine atau UEFN.
  • Total hadiah tunai $65.000; pemenang tiap kategori utama membawa pulang $7.500.
  • Entri unggulan dapat menerima Grant Kelanjutan Pengembangan hingga $50.000.
  • Epic menarik kembali pernyataan awal di FAQ yang mewajibkan penggunaan AI.
  • Tim Sweeney menyebut Epic sedang melakukan pergeseran besar untuk mempercepat AI secara maksimal.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Epic Games membuka Epic AI MegaJam 2026, lomba pembuatan game yang membolehkan peserta memakai alat AI apa pun. Ajang itu berlangsung dari 12 hingga 15 November 2026 dan terbuka bagi pengembang solo maupun tim kecil.

Tiap tim terdiri atas maksimal lima orang ditambah agen AI, dan karya dibangun di Unreal Engine atau UEFN. Peserta wajib berusia minimal 18 tahun serta memiliki akun Epic Games yang masih aktif.

Total hadiah uang tunai mencapai $65.000. Pemenang di tiap kategori utama, yakni game Unreal Engine, proyek Fortnite, dan entri mahasiswa, mendapat hadiah pertama $7.500. Selain uang tunai, entri unggulan dapat menerima Grant Kelanjutan Pengembangan hingga $50.000.

Epic sempat menuliskan di FAQ bahwa penggunaan AI bersifat wajib, lalu menarik pernyataan itu kembali sehingga AI menjadi opsional. Dalam kabar yang sama, CEO Tim Sweeney menyebut label pengungkapan AI di Steam sebagai tidak bertanggung jawab.

Lomba ini muncul di tengah perubahan besar di dalam perusahaan. Epic dilaporkan menunda proyek Disney dan memberi tahu pengembang bahwa produksinya akan dibuat dengan pendekatan AI lebih dulu. Pengembang juga disebut diberi tahu bahwa tidak akan ada lagi kode yang ditulis secara manual.

"Kami sedang melakukan pergeseran besar di Epic, memindahkan pengembang untuk menyiapkan ulang guna mempercepat AI secara maksimal," kata Sweeney. Ia menyatakan tujuan pergeseran itu adalah agar pengembang dapat membangun lebih banyak dan lebih baik.

Sweeney juga menyampaikan harapan tentang jenis game yang dapat lahir dari pendekatan ini. "Game yang lama kita inginkan, yang tidak ada karena biayanya beberapa kali lebih mahal dari keuntungannya, akan segera menjadi mungkin," katanya.

Epic juga meluncurkan versi pratinjau peluncur yang dikodekan dengan gaya 'vibe'. Akun resmi Unreal Engine pun mengunggah ajakan kompetisi agar pengembang berlomba menghasilkan karya AI sebanyak mungkin.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Hibah hingga $50.000 dan total hadiah $65.000 tampak kecil bagi perusahaan sebesar Epic, tetapi dapat menjadi insentif berarti bagi pengembang solo dan tim kecil. Karena karya wajib dibangun di Unreal Engine atau UEFN, dana itu berpotensi mengikat proyek-proyek baru ke ekosistem Epic. Apakah ini sengaja dirancang sebagai strategi dominasi ekosistem tidak dinyatakan dalam bahan, sehingga tetap menjadi tafsir yang patut dicermati.

Pernyataan Sweeney bahwa game yang selama ini terlalu mahal untuk dibuat akan menjadi mungkin menyiratkan harapan atas turunnya biaya produksi. Apakah efisiensi itu akan sampai ke pemain atau berhenti di margin penerbit tidak dijawab bahan. Pembalikan sikap soal kewajiban AI di FAQ menunjukkan Epic masih menyesuaikan arah di tengah perdebatan seputar pengungkapan AI.

  • #Epic Games
  • #Epic AI MegaJam 2026
  • #Hadiah $65.000