Apple Music Ganti Logo: Riak Air dan Suara Baru dari Fred Again

Redaksi Bit Nusantara ·

Kedekatan detail papan sirkuit yang menunjukkan berbagai komponen elektronik dan jejaknya.
Ilustrasi · Foto: Tima Miroshnichenko / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Apple memperkenalkan logo baru Apple Music yang menampilkan not musik di bawah riak air, bersama wordmark dan suara baru yang digarap produser Fred Again dan Nest Acoustics. Ikon aplikasi berubah dari merah menjadi hitam-putih lewat iOS 27.2 dan macOS 27.2, dan tampilan baru diharapkan hadir di berbagai platform pekan ini.

Poin kunci

  • Logo baru Apple Music menyerupai not musik di bawah riak air dan dibuat dengan efek praktis, yaitu mengukir logo pada lantai kaca tangki berisi minyak mineral.
  • Proyek ini melibatkan produser Fred Again dan perusahaan Nest Acoustics, yang menggarap suara baru bersama wordmark yang diperbarui.
  • Ikon aplikasi berganti dari merah menjadi hitam-putih dan akan hadir dalam rilis iOS 27.2 dan macOS 27.2.
  • Pengguna media sosial mengkritik ikon hitam-putih minimalis yang hadir bersama pembaruan iOS 27.2.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Apple Music tampil dengan wajah baru. Layanan streaming milik Apple itu mengganti logonya menjadi not musik di bawah riak air, disertai wordmark yang diperbarui dan suara baru yang digarap produser Inggris Fred Again bersama Nest Acoustics.

Logo tersebut dibuat dengan efek praktis, bukan sekadar render digital. Tim pembuatnya mengukir logo pada lantai kaca sebuah tangki berisi minyak mineral untuk menghasilkan efek riak. Proyek ini disebut sebagai kolaborasi Apple, Fred Again, dan Nest Acoustics.

Logo baru akan dipakai di awal video Apple Music, sedangkan ikon aplikasinya berubah dari merah menjadi hitam-putih. Perubahan itu menyertai rilis perangkat lunak iOS 27.2 dan macOS 27.2. Ikon yang diperbarui sudah terlihat dalam beta iOS 27.2, dan tampilan baru diharapkan meluncur di berbagai platform dalam pekan ini.

Narator dalam materi peluncuran menyebut bahwa untuk rebrand ini, "Untuk rebrand Apple Music, kami ingin suara menciptakan visual".

Peluncuran identitas baru tidak lepas dari kritik. Sejumlah pengguna media sosial menilai ikon hitam-putih minimalis yang datang bersama iOS 27.2 kurang menarik.

Logo baru itu sebelumnya sudah diperkenalkan lewat Apple Music Hall, venue hiburan langsung baru di London, sebagai bagian dari pemasarannya. Soal pertunjukan, Puck melaporkan bahwa Jay-Z dijadwalkan tampil sebagai bintang utama di tengah laga Super Bowl 61 pada 14 Februari 2027, yang disponsori Apple Music.

Media teknologi juga menyoroti sisi manusiawi dari rebrand ini. Ars Technica memberi judul bahwa merek Apple Music yang dibuat dengan sentuhan manusia itu penting di tengah dunia kecerdasan buatan.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Rebranding ini berpotensi dibaca sebagai upaya Apple menegaskan identitas Apple Music lewat bunyi, bukan hanya gambar. Keterlibatan produser dan perusahaan desain suara menunjukkan bahwa audio diposisikan sebagai bagian inti merek. Arah ini patut dicermati karena Ars Technica menyoroti nilai merek yang dibuat manusia di tengah dunia AI.

Di sisi lain, respons awal pengguna menjadi pertanyaan tersendiri. Peralihan ikon dari merah ke hitam-putih menuai kritik di media sosial, sehingga muncul pertanyaan apakah perubahan sebesar ini akan diterima luas. Seberapa jauh strategi ini memengaruhi kesetiaan pelanggan belum dapat dipastikan dari bahan yang ada.

  • #Apple Music
  • #Fred Again
  • #iOS 27.2
  • #macOS 27.2
  • #Nest Acoustics