Iklan HyperOS Bisa Dimatikan: Ini Pengaturan untuk Xiaomi, Redmi, dan Poco

Redaksi Bit Nusantara ·

Sebuah roket diluncurkan di atas lautan, meninggalkan jejak asap dan api. Latar belakang yang indah dengan langit yang cerah.
Ilustrasi · Foto: SpaceX / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Pengguna ponsel Xiaomi, Redmi, dan Poco dapat mengurangi iklan serta menyingkirkan aplikasi bawaan HyperOS lewat sejumlah pengaturan. Langkahnya mencakup menu Privasi, pengaturan tiap aplikasi sistem, Wallpaper Carousel, dan rekomendasi di laci aplikasi.

Poin kunci

  • Iklan HyperOS tertanam di aplikasi sistem Security, Music, Mi Browser, File Manager, Themes, dan Downloads, serta berpotensi mengusik privasi perangkat.
  • Di menu Privasi, pengguna dapat mematikan Program Pengalaman Pengguna, Penggunaan dan Diagnostik, serta Iklan yang Dipersonalisasi.
  • System Daemon dan msa (MIUI System Ads) dapat dinonaktifkan lewat menu Otorisasi dan Pencabutan.
  • Iklan di aplikasi Security berkaitan dengan fitur pemindaian sebelum pemasangan aplikasi.
  • Rekomendasi di laci aplikasi dimatikan lewat ikon roda gigi dan opsi App Recommendations.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Pengguna ponsel Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa menekan kemunculan iklan di HyperOS dan membuang aplikasi bawaan yang tidak diperlukan lewat beberapa pengaturan. HyperOS adalah antarmuka berbasis Android buatan Xiaomi yang kini ada di seluruh ponsel terbaru ketiga lini itu.

Iklan tersebut tidak hanya muncul di satu tempat. Sebagian pengguna menilai sistem ini dipenuhi bloatware dan iklan berlebihan.

Langkah pertama ada di menu Pengaturan, bagian Privasi. Di sana pengguna dapat mematikan Program Pengalaman Pengguna, Penggunaan dan Diagnostik, serta Iklan yang Dipersonalisasi.

Berikutnya, pada bagian Otorisasi dan Pencabutan, pengguna dapat menonaktifkan System Daemon dan msa, yang juga dikenal sebagai MIUI System Ads. Layanan System Daemon dan MSA disebut berkaitan dengan layanan iklan pada perangkat Xiaomi.

Aplikasi bawaan seperti Security, Music, Mi Browser, File Manager, Themes, dan Downloads punya pengaturan iklan sendiri. Iklan di sana dapat dimatikan lewat opsi Show Ads atau Recommendations.

Pada aplikasi Security, fitur pemindaian aplikasi sebelum pemasangan juga menampilkan iklan. Mematikan opsi Scan Before Installation di menu Security Scan akan menghentikan iklan itu.

Untuk laci aplikasi, pengguna mengetuk ikon roda gigi di sudut kanan atas, lalu mematikan opsi App Recommendations. Notifikasi tiap aplikasi juga bisa diatur terpisah lewat halaman informasi aplikasi.

Wallpaper Carousel bisa menampilkan konten rekomendasi di layar kunci dan berpotensi menambah pemakaian baterai. Pengguna dapat membukanya lewat Setelan, Aplikasi, Kelola Aplikasi, lalu Lihat Semua Aplikasi, kemudian memilih Copot atau Nonaktifkan jika opsinya tersedia.

Menghapus bloatware dapat melapangkan penyimpanan, memperpanjang daya tahan baterai, dan memperbaiki performa. Aplikasi bawaan, iklan sistem, dan aktivitas notifikasi latar belakang juga disebut perlu diperiksa ketika baterai cepat terkuras.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Iklan di HyperOS tampaknya bukan sekadar urusan tampilan. Iklan terintegrasi itu disebut berpotensi mengusik privasi perangkat, dan sebagian pengaturan yang dianjurkan berada di menu Privasi, yakni Iklan yang Dipersonalisasi serta Penggunaan dan Diagnostik. Karena itu, mematikan iklan dapat dibaca sebagai langkah yang menyentuh dua hal sekaligus: kenyamanan dan kendali atas data penggunaan.

Pengaturannya tersebar di banyak tempat, mulai dari menu Privasi, Otorisasi dan Pencabutan, tiap aplikasi sistem, laci aplikasi, hingga layar kunci. Sebaran itu patut dicermati, sebab pengguna yang hanya mematikan satu opsi berpotensi masih melihat iklan dari sumber lain.