Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa, Fokus Benahi Internal dan Cari Wabup
Redaksi Bit Nusantara ·

TL;DR · Ringkasan
Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif menggantikan Sitti Husniah Talenrang pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Aula Asta Cita, Makassar. Ia menyatakan prioritas utamanya adalah membenahi masalah internal pemerintahan serta keuangan daerah sebelum menentukan calon wakil bupati. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menekankan perlunya percepatan pelayanan dan realisasi anggaran demi masyarakat.
Poin kunci
JAKARTA, BIT NUSANTARA — Darmawangsyah Muin telah resmi menjabat sebagai Bupati Gowa definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030 setelah dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur, pada Rabu, 28 Oktober 2026, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri yang ditetapkan sehari sebelumnya. Ia menggantikan Sitti Husniah Talenrang yang sebelumnya diberhentikan oleh Kementerian Dalam Negeri terkait dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi.
Ia juga mengimbau agar setiap persoalan ditindaklanjuti dengan cepat dan memanfaatkan setiap waktu untuk kepentingan publik. Gubernur berjanji akan mengirimkan tim untuk membantu mempercepat realisasi anggaran di Kabupaten Gowa.
Darmawangsyah mengakui bahwa ia masih dalam tahap awal dan perlu berkomunikasi dengan partai politik pengusung Koalisi Hati Damai. Ia belum menentukan calon wakil bupati dan meminta doa agar mendapatkan pendamping terbaik. Prioritas pemerintahannya meliputi penyelesaian masalah internal, keuangan, dan persoalan pihak ketiga.
// Analisis redaksi
pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta
Pelantikan Darmawangsyah Muin menandai transisi kekuasaan di Kabupaten Gowa pasca-pemberhentian Sitti Husniah Talenrang oleh Kementerian Dalam Negeri. Langkah ini berpotensi membuka babak baru dalam dinamika politik lokal, terutama terkait proses penentuan wakil bupati yang masih menunggu komunikasi dengan partai pengusung. Isu ini patut dicermati karena pengisian jabatan strategis tersebut akan melibatkan mekanisme internal koalisi yang terdiri dari tujuh partai.
Dari sisi tata kelola pemerintahan, fokus Darmawangsyah pada pembenahan internal dan keuangan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk stabilisasi pasca-krisis. Dukungan Gubernur dalam mempercepat realisasi anggaran dapat menjadi indikator awal koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Namun, proses pemilihan wakil bupati melalui rapat paripurna DPRD tetap menjadi titik krusial yang akan menguji kohesi koalisi Hati Damai. Potensi gesekan atau konsolidasi politik di tingkat daerah akan bergantung pada bagaimana Darmawangsyah mengelola hubungan dengan mitra koalisi, terutama Gerindra yang menyambut dengan harapan soliditas.
- #Darmawangsyah Muin
- #Bupati Gowa
- #Sitti Husniah Talenrang
- #Gowa
- #Sulawesi Selatan