Atur HyperOS untuk Hemat Baterai: Matikan Aplikasi Bawaan Xiaomi, Redmi, dan POCO

Redaksi Bit Nusantara ·

Close-up tangan yang memegang smartphone dengan layar hijau, memberikan banyak ruang untuk teks.
Ilustrasi · Foto: MART PRODUCTION / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Aplikasi bawaan pada ekosistem Xiaomi, Redmi, dan POCO yang berjalan di latar belakang menjadi penyebab utama pengurasan baterai pada perangkat HyperOS. Pengguna dapat menghemat daya dengan menonaktifkan fitur iklan sistem, membatasi izin aplikasi, serta menggunakan alat debloating untuk menghapus komponen yang tidak diperlukan. Langkah ini penting dilakukan mengingat margin keuntungan penjualan gawai yang tipis memaksa produsen menyisipkan elemen promosi di antarmuka perangkat.

Poin kunci

    JAKARTA, BIT NUSANTARA —

    Aplikasi bawaan pada ekosistem Xiaomi, Redmi, dan POCO yang berjalan di latar belakang menjadi penyebab utama pengurasan baterai pada perangkat HyperOS. Pengguna dapat menghemat daya dengan menonaktifkan fitur iklan sistem, membatasi izin aplikasi, serta menggunakan alat debloating untuk menghapus komponen yang tidak diperlukan. Langkah ini penting dilakukan mengingat margin keuntungan penjualan gawai yang tipis memaksa produsen menyisipkan elemen promosi di antarmuka perangkat.

    Salah satu langkah krusial adalah menonaktifkan Program Pengalaman Pengguna, Penggunaan dan Diagnostik, serta Iklan yang Dipersonalisasi melalui menu Privasi. Selain itu, komponen inti seperti System Daemon dan msa (MIUI System Ads) dapat dibatasi aksesnya melalui menu Otorisasi dan Pencabutan. Pengguna juga disarankan untuk mematikan opsi Rekomendasi Aplikasi di laci aplikasi guna mengurangi munculnya notifikasi promosi yang mengganggu.

    Fitur Wallpaper Carousel yang secara otomatis memperbarui gambar latar belakang dan menyelipkan kartu promosi dapat dinonaktifkan melalui menu Setelan dan Kelola Aplikasi. Bagi pengguna yang ingin menghapus aplikasi yang tidak dapat dihapus secara biasa, alat Universal Android Debloater yang tersedia di GitHub dapat menjadi solusi efektif.

    Iklan sistem inti MSA dan GetApps dapat dihilangkan dengan mencabut izin otorisasinya melalui menu Sandi dan Keamanan.

    Redmi K100 didukung oleh teknologi pengisian daya cepat kabel 100W dan menjalankan sistem operasi HyperOS 4 berbasis Android 17.

    Perspektif_media": "", "analisis": "Fenomena pengurasan baterai akibat aplikasi bawaan pada perangkat Xiaomi, Redmi, dan POCO menjadi isu yang patut dicermati bagi pengguna HyperOS. Strategi bisnis dengan margin tipis memaksa produsen untuk menutupi biaya operasional melalui penyisipan iklan di antarmuka perangkat. Hal ini menciptakan dilema antara pengalaman pengguna yang mulus dan efisiensi daya baterai.

    Pengguna dapat mengambil inisiatif dengan menonaktifkan fitur iklan dan membatasi izin aplikasi untuk menghemat daya. Namun, tindakan seperti menghapus Mi Video secara paksa berisiko merusak keterkaitan sistem internal. Oleh karena itu, penggunaan alat debloating seperti Universal Android Debloater perlu dilakukan dengan hati-hati. Di sisi lain, peluncuran Redmi K100 dengan baterai 10.000 mAh menunjukkan tren peningkatan kapasitas daya untuk mengimbangi kompleksitas sistem. Pertanyaan besarnya adalah apakah optimasi perangkat lunak dapat mengimbangi kebutuhan daya dari fitur-fitur canggih yang terus bertambah.