Fosil Nanotyrannus 'Jodi' Dilelang di New York, Kelengkapannya Sekitar 70 Persen

Redaksi Bit Nusantara ·

Tampilan jarak dekat rak server di pusat data yang menyoroti infrastruktur teknologi modern.
Ilustrasi · Foto: panumas nikhomkhai / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Kerangka dinosaurus Nanotyrannus berjulukan Jodi dilelang di kantor pusat Sotheby's, Manhattan, Amerika Serikat, pada 27 Oktober 2026. Spesimen itu satu dari hanya tiga kerangka sejenis yang dikenal ilmuwan, dengan tingkat kelengkapan sekitar 70 persen. Penjualannya memunculkan kekhawatiran di kalangan paleontolog soal akses penelitian.

Poin kunci

  • Lelang fosil Jodi digelar di kantor pusat Sotheby's, Manhattan, pada 27 Oktober 2026.
  • Jodi hanyalah satu dari tiga kerangka Nanotyrannus yang diketahui, dengan kelengkapan sekitar 70 persen.
  • Ukuran kerangka mencapai tinggi sekitar 2 meter dan panjang hampir 6 meter.
  • Harga jual diperkirakan berkisar US$6 juta hingga US$9 juta.
  • Presiden Society of Vertebrate Paleontology menilai spesimen di luar pengelolaan publik tidak dapat menjadi dasar penelitian yang ditelaah sejawat.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Kerangka dinosaurus Nanotyrannus yang dijuluki Jodi dijadwalkan berpindah tangan lewat pelelangan pada 27 Oktober 2026. Acara itu berlangsung di kantor pusat rumah lelang Sotheby's di Manhattan, Amerika Serikat.

Sebelum lelang, kerangka itu dipamerkan di lokasi yang sama. Ilmuwan memperkirakan harganya berada di kisaran US$6 juta hingga US$9 juta.

Jodi tergolong sangat langka. Hanya tiga kerangka Nanotyrannus yang sejauh ini dikenal, dan Jodi termasuk di antaranya. Tingkat kelengkapannya sekitar 70 persen, tinggi kerangka kira-kira 2 meter, dan panjangnya hampir 6 meter.

Dua kerangka lain tersimpan di lembaga publik: satu di Museum North Carolina of Natural Sciences, satu lagi di Museum Burpee of Natural History di Illinois. Kerangka di North Carolina dijuluki Bloody Mary dan ditemukan pada 2006.

Jodi ditemukan peternak bernama Jodi Pierson di lahan miliknya di Montana pada 2019. Proses penemuan dan penggaliannya ditayangkan dalam serial dokumenter Discovery Channel berjudul Dino Hunters pada 2020.

Nanotyrannus hidup sezaman dengan T. rex pada periode Cretaceous, sekitar 67 juta tahun silam. Perdebatan soal statusnya bermula dari tengkorak yang dikenal sebagai Cleveland Skull, ditemukan pada 1942. Penelitian yang terbit pada Oktober 2025 menyimpulkan bahwa Nanotyrannus merupakan genus tersendiri, bukan T. rex.

Bagi kalangan paleontolog, persoalannya terletak pada nasib spesimen setelah terjual. Society of Vertebrate Paleontology berpendapat bahwa penjualan privat fosil tidak menopang penelitian karena spesimen tidak berada dalam pengelolaan publik.

"Tidak ada penelitian ilmiah yang ditelaah sejawat yang dapat dipublikasikan berdasarkan spesimen yang tidak berada dalam pengelolaan publik," kata Presiden Society of Vertebrate Paleontology, Stuart Sumida.

Sotheby's juga pernah mencatat penjualan besar di bidang yang sama. Fosil T. rex terjual di rumah lelang itu seharga rekor US$50,1 juta pada musim panas 2026.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Pelelangan Jodi berlangsung ketika status Nanotyrannus baru saja memperoleh dukungan ilmiah. Penelitian Oktober 2025 menyimpulkan makhluk ini genus berbeda dari T. rex, padahal hanya tiga kerangkanya yang diketahui dan dua di antaranya sudah berada di museum. Dalam kondisi itu, setiap spesimen tambahan berpotensi menjadi bahan pembanding yang berharga, sehingga ke mana Jodi akan berlabuh patut dicermati.

Kekhawatiran yang disuarakan Stuart Sumida menunjukkan titik temu antara pasar dan ilmu pengetahuan. Bila pembeli kelak menyimpan fosil itu secara privat, peluang peneliti untuk menelitinya dan mempublikasikan hasilnya dapat tertutup, sebagaimana dipersoalkan Society of Vertebrate Paleontology. Rekor harga T. rex di Sotheby's pada musim panas 2026 juga memunculkan pertanyaan apakah minat pasar terhadap fosil besar akan ikut mendorong harga Jodi, yang diperkirakan US$6 juta hingga US$9 juta. Bahan yang ada belum memuat jawaban soal siapa pembelinya dan apakah akses ilmiah akan dibuka.

  • #Nanotyrannus
  • #Sotheby's
  • #Fosil
  • #Manhattan