Intel Konfirmasi Razor Lake-AX Capai 700 TOPS pada 2028, Lampaui Panther Lake

Redaksi Bit Nusantara ·

Sebuah smartphone putih di samping rumput kering di meja kayu putih yang rustic, menampilkan desain minimalis.
Ilustrasi · Foto: Vie Studio / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Intel lewat salah satu petingginya mengonfirmasi bahwa platform Razor Lake-AX ditargetkan menghadirkan 700 TOPS komputasi AI dan meluncur pada 2028. Angka itu 3,88 kali lipat dibandingkan Panther Lake yang kini berada di level 180 TOPS. Konfirmasi ini muncul bersamaan dengan langkah Intel memperluas jangkauan prosesor ke robotika dan AI tepi.

Poin kunci

  • Razor Lake-AX ditargetkan 700 TOPS, naik 3,88 kali lipat dari Panther Lake yang berada di 180 TOPS.
  • Intel mengklaim 700 TOPS itu jauh melampaui NVIDIA Jetson AGX Orin yang berada di 275 TOPS.
  • Versi iGPU Razor Lake-AX disebut hadir dalam konfigurasi 16-core dan 32-core, dengan paket BGA-4326.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Intel menargetkan lompatan besar dalam kemampuan komputasi AI pada perangkat. Platform Razor Lake-AX dijanjikan menghadirkan 700 TOPS dan dijadwalkan meluncur pada 2028.

Ia menyebut dua generasi penerus, Nova Lake dan Razor Lake, akan hadir berturut-turut pada 2027 dan 2028.

Dengan angka 700 TOPS, Razor Lake-AX berada 3,88 kali di atas Panther Lake, chip mobile Intel yang saat ini mengusung total 180 TOPS. TOPS adalah ukuran jumlah operasi per detik yang dapat dijalankan sebuah chip untuk beban kerja AI.

"Kami berencana memberikan kinerja di level 700 TOPS dengan Nova Lake generasi berikutnya awal tahun depan dan Razer Lake AX pada 2028," kata Cho Min-Sung. Ucapan ini menyiratkan bahwa Nova Lake pun dibidik ke kelas performa yang sama, meski rincian tiap produk belum dirinci dalam bahan yang tersedia.

Intel membandingkan angka tersebut dengan platform NVIDIA Jetson AGX Orin, yang menawarkan 275 TOPS. Menurut klaim Intel, 700 TOPS dari Razor Lake-AX akan jauh melampaui angka itu.

Perbandingan lain datang dari lini Jetson Thor milik NVIDIA. Varian T2000 dan T3000 memberikan sekitar 400 TFLOPS dan 865 TFLOPS untuk AI berpresisi FP4, masing-masing dengan rating daya 40 watt dan 70 watt. Satuan yang dipakai berbeda dari TOPS, sehingga angka-angka tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung.

Dari sisi perangkat keras, bocoran yang dilaporkan menyebut iGPU Razor Lake-AX tersedia dalam konfigurasi 16-core dan 32-core sebagai varian unggulan. Die GPU-nya dilaporkan berukuran sekitar 162,84 mm², dan chip dikemas dalam paket BGA-4326 dengan 4.326 pin.

Chip bersufiks AX pertama itu direncanakan hadir pada 2028. Hingga kini, bahan yang ada tidak memuat harga, segmen perangkat, maupun daftar mitra pabrikan untuk platform tersebut.

Di sisi lain, Intel sedang mendorong prosesornya ke luar ranah laptop. Di Seoul, perusahaan itu meluncurkan Robotics AI Suite dan Physical AI Studio untuk memosisikan Core Ultra Series 3 sebagai alternatif satu chip bagi otomatisasi pabrik dan logistik.

Core Ultra Series 3 mengemas CPU, GPU, dan NPU pada satu die. Konfigurasi ini dirancang untuk kontrol real-time, inferensi model AI, dan pengolahan sensor. Totalnya mencapai hingga 180 TOPS, dengan sekitar 120 TOPS dari NPU dan sisanya dari GPU Xe2 terintegrasi.

Intel mengaku sudah menjalankan lebih dari 130 keterlibatan desain berbasis prosesor itu untuk AI tepi dan robotika. Perusahaan juga mendirikan Physical AI Group tersendiri di dalam organisasi komputasi klien sejak Mei 2026.

"Tidak cukup bagi robot hanya menjalankan model AI dengan cepat; ia harus memberikan kontrol real-time, kinerja deterministik waktu, dan memenuhi persyaratan keselamatan fungsional," ujarnya.

Healy juga menyoroti soal keterbukaan ekosistem. "Keunggulan kompetitif pertama kami adalah keterbukaan. Penting untuk menghindari pasar terkunci pada teknologi atau pendekatan implementasi tunggal," katanya. Ia menambahkan, "Anda harus dapat melatih, menyesuaikan, dan mensimulasikan di mana saja. Tujuan kami adalah memungkinkan penyebaran cepat dan mudah pada solusi berbasis Intel".

Adopsi robot di dunia usaha disebut berjalan lebih cepat daripada kesiapan manajemennya.

Survei yang sama melibatkan 800 pemimpin bisnis, TI, dan pemerintah. Sebanyak 77 persen responden menilai kinerja tugas robot lebih penting daripada tampilan humanoid.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Lonjakan dari 180 TOPS pada Panther Lake ke 700 TOPS pada Razor Lake-AX dapat mengubah hitungan biaya bagi pengembang dan pelaku usaha yang memproses AI di perangkat sendiri, bukan di pusat data. Bila kapasitas inferensi sebesar itu benar tersedia dalam satu chip dengan paket BGA, sebagian beban yang kini dikirim ke server berpotensi berpindah ke perangkat tepi. Hal ini menjadi pertanyaan bagi perencana infrastruktur data center, sebab kebutuhan kapasitas inferensi dapat tergeser, meski bahan yang ada belum memuat data permintaan data center yang dapat menguatkan atau membantah arah itu.

Dari sisi harga gawai, bahan tidak memuat banderol maupun segmen produk untuk Razor Lake-AX. Namun, pola die GPU yang besar dengan konfigurasi hingga 32-core berpotensi menandakan biaya produksi yang tinggi, sehingga patut dicermati apakah chip semacam ini lebih cocok untuk perangkat kelas atas dan industri ketimbang gawai massal. Klaim keunggulan atas Jetson AGX Orin juga dapat menjadi dasar persaingan harga di segmen AI tepi, tetapi perbandingan itu bersifat klaim Intel dan satuan ukurnya tidak seragam dengan lini Jetson Thor. Minat pasar yang ditunjukkan lebih dari 130 keterlibatan desain pada generasi sekarang menjadi indikator awal yang patut diikuti, termasuk bagi pelaku usaha di Indonesia yang menimbang otomatisasi pabrik dan logistik.

  • #Intel
  • #Razor Lake-AX
  • #Panther Lake
  • #Komputasi AI
  • #Robotika