Magang Nasional Batch 3 Dibuka: Peserta Daftar hingga 4 November

Redaksi Bit Nusantara ·

Adegan pasar Indonesia dengan seorang penjual wanita yang mengatur hasil bumi. Suasana pasar yang hidup dan otentik.
Ilustrasi · Foto: Rizky Rianto / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Kementerian Ketenagakerjaan membuka pendaftaran peserta Program Magang Nasional Batch 3 Angkatan II pada Selasa, 27 Oktober 2026, dan pendaftaran itu ditutup pada 4 November 2026. Perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara punya waktu lebih singkat, yakni sampai 29 Oktober 2026. Peserta terpilih dijadwalkan mulai magang pada 16 November 2026.

Poin kunci

  • Pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 3 Angkatan II dibuka Selasa, 27 Oktober 2026, dan berakhir 4 November 2026.
  • Pendaftaran perusahaan mitra penyelenggara ditutup pada 29 Oktober 2026, lalu mitra diverifikasi hingga 30 Oktober 2026.
  • Lowongan magang ditayangkan pada 30 Oktober 2026, dan peserta dapat melamar mulai 31 Oktober hingga 4 November 2026.
  • Peserta terpilih mulai menjalani program pemagangan pada 16 November 2026.
  • Mitra penyelenggara wajib mendaftar secara daring dan menyiapkan akun SIAPkerja operator, NIB, serta kelengkapan WLKP.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Magang Nasional Batch 3 Angkatan II pada Selasa, 27 Oktober 2026. Calon peserta mendaftar lewat laman Siap Kerja dan bisa mengurus pendaftaran sampai 4 November 2026.

Seluruh proses pendaftaran dan pemeriksaan profil berlangsung di portal resmi maganghub.kemnaker.go.id. Pemeriksaan kelayakan calon peserta berjalan dalam rentang waktu yang sama dengan masa pendaftaran, yaitu 27 Oktober hingga 4 November 2026.

Sisi perusahaan punya tenggat lebih awal. Pendaftaran mitra penyelenggara ditutup pada 29 Oktober 2026. Kemnaker lalu memverifikasi para mitra sampai 30 Oktober 2026.

Pada 30 Oktober 2026, Kemnaker mengumumkan perusahaan mitra dan menayangkan lowongan magang di platform MagangHub. Pelamaran lowongan dibuka sehari kemudian, 31 Oktober, dan berakhir 4 November 2026. Peserta yang lolos seleksi mulai menjalani pemagangan pada 16 November 2026.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menekankan pentingnya pengecekan kelayakan sejak awal. "Cek eligibilitas menjadi langkah penting bagi calon peserta untuk memastikan kesesuaian data dan persyaratan yang dibutuhkan," kata Darmawansyah.

Darmawansyah juga meminta calon peserta disiplin mengikuti jadwal. "Kami mengimbau calon peserta mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal agar dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti Program Magang Nasional Batch 3 Angkatan II," ujarnya.

Forum itu dihadiri kepala dinas ketenagakerjaan kabupaten/kota dari berbagai daerah, perwakilan BUMN dan BUMD, serta Kadin, Apindo, dan unsur terkait lain.

MagangHub membuka peluang bagi beragam jenis penyelenggara, mulai dari perusahaan swasta, BUMN/BUMD, dan perusahaan multinasional, hingga kementerian dan lembaga pemerintah. Pendaftaran dilakukan daring melalui portal resmi MagangHub.

Operator yang ditunjuk perusahaan harus memiliki akun SIAPkerja. Perusahaan juga perlu menyiapkan Nomor Induk Berusaha (NIB) beserta data dan kelengkapan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan harapan atas program ini. "Melalui pengalaman kerja ini, harapannya ada keselarasan antara pendidikan, keahlian, dan kebutuhan praktik di lapangan," kata Cris Kuntadi.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Jadwal yang dipaparkan bahan memperlihatkan rangkaian tahapan yang padat. Pendaftaran mitra ditutup 29 Oktober, verifikasi selesai 30 Oktober, dan lowongan baru bisa dilamar mulai 31 Oktober. Pelamaran hanya berlangsung sampai 4 November, sedangkan pemagangan dimulai 16 November. Rentang yang rapat ini berpotensi menuntut calon peserta bergerak cepat begitu lowongan tayang, dan menjadi pertanyaan apakah jumlah serta ragam lowongan cukup tersedia pada hari pertama pelamaran.

Di sisi lain, syarat administratif bagi mitra, yakni akun SIAPkerja operator, NIB, dan kelengkapan WLKP, dapat menjadi saringan awal bagi perusahaan yang ingin ikut. Penekanan Darmawansyah pada cek eligibilitas dan harapan Cris Kuntadi soal keselarasan pendidikan dengan kebutuhan praktik patut dicermati sebagai arah program, tetapi bahan belum memuat target jumlah mitra maupun peserta sehingga skala jangkauannya belum dapat dinilai.

  • #Magang Nasional
  • #Kementerian Ketenagakerjaan
  • #MagangHub
  • #SIAPkerja