Aplikasi Air Alert Ukraina diretas, muncul peringatan nuklir dan kimia palsu
Redaksi Bit Nusantara ·

TL;DR · Ringkasan
Aplikasi peringatan serangan udara Ukraina, Air Alert, kemungkinan diretas pada malam 1 November dan menampilkan peringatan palsu tentang ancaman nuklir, kimia, serta pertempuran jalanan. Angkatan Udara Ukraina menegaskan tidak ada ancaman radiasi, sementara para pejabat daerah meminta warga tetap tenang dan tidak mengklik tautan dalam pesan. Laporan tentang sirene yang berbunyi di jalanan berbeda antarsumber.
Poin kunci
- Angkatan Udara Ukraina menyatakan sistem peringatan serangan udara diretas pada larut malam 1 November.
- Peringatan bahaya radiasi muncul pukul 22:47, dan pukul 23:02 Angkatan Udara menyatakan aplikasi kemungkinan terkena gangguan musuh.
- Satu laporan menyebut sirene berbunyi di berbagai jalan, sedangkan laporan lain menyatakan sirene tidak berbunyi.
JAKARTA, BIT NUSANTARA — Sistem peringatan serangan udara Ukraina diretas pada larut malam 1 November, kata Angkatan Udara Ukraina. Peretasan itu memunculkan peringatan palsu tentang ancaman nuklir, kimia, dan pertempuran jalanan di aplikasi yang dipakai warga.
Peringatan tersebut mulai tampak pada malam hari tanggal 1 November. Aplikasi yang terdampak dikenal dengan nama Air Alert, dan di sebagian pemberitaan disebut Air Raid Alert.
Kronologi paling rinci tersedia dari satu laporan. Pukul 22:47, peringatan bahaya radiasi tampil di aplikasi, lalu muncul peringatan bahaya kimia untuk Kyiv dan peringatan pertempuran jalanan.
Pukul 23:02, Angkatan Udara Ukraina mengumumkan bahwa aplikasi itu kemungkinan terkena gangguan dari pihak musuh. Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa tidak ada ancaman radiasi.
Angkatan Udara Angkatan Bersenjata Ukraina meminta warga tetap tenang dan mengikuti pembaruan di kanal resminya, dengan menyebut aplikasi tersebut kemungkinan terkena gangguan musuh dan tidak ada bahaya radiasi. Pada Minggu malam itu, aplikasi Air Alert disebut kemungkinan menjadi sasaran serangan siber.
Selain peringatan bahaya, sebuah pesan berbahasa Rusia ikut muncul di aplikasi. Isinya ancaman bahwa peringatan nuklir akan segera dibunyikan di seluruh Ukraina.
Pesan berbahasa Rusia lain yang tampil di aplikasi bahkan menyebut Oreshnik sedang melaju menuju sasaran. Selain itu, ancaman serangan rudal tampak ditandai di seluruh wilayah Ukraina.
Pusat Penanggulangan Disinformasi Ukraina menyatakan aplikasi Air Alert kemungkinan telah dikompromikan. Pusat yang sama, bersama Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah kota Kyiv, menyampaikan bahwa pemberitahuan tentang ancaman luar biasa itu tidak benar.
Data awal mengarah pada gangguan dari pihak luar terhadap aplikasi tersebut. Angkatan Udara pun menyebut kemungkinan aplikasi itu telah dikompromikan oleh musuh.
Beberapa gubernur daerah ikut angkat suara. Mereka mengingatkan bahwa sistem telah diretas dan menyatakan tidak ada ancaman nyata di wilayah masing-masing.
Gubernur Oblast Ivano-Frankivsk, Svitlana Onyshchuk, menggambarkan keadaan di daerahnya tenang. "Saat ini situasi di oblast tenang. Laporan menunjukkan adanya serangan siber pada aplikasi notifikasi," kata Svitlana Onyshchuk.
Dari Oblast Vinnytsia, Natalia Zabolotna menyampaikan imbauan yang lebih tegas. "Serangan siber pada aplikasi 'Air Alert'. Jangan klik tautan dalam pesan tersebut," kata Natalia Zabolotna.
Imbauan soal tautan itu berkaitan dengan dugaan lain. Pejabat memperingatkan bahwa serangan siber tersebut mungkin berbentuk operasi phishing dengan tautan terlampir.
Aparat penegak hukum juga meminta warga tidak membuka tautan dari pihak ketiga. Untuk ancaman yang benar-benar ada, informasinya perlu dicek lewat saluran resmi.
Di media sosial beredar klaim yang belum terverifikasi tentang kemungkinan data pribadi hilang atau iPhone terblokir setelah tautan mencurigakan dibuka. Klaim itu belum mendapat konfirmasi resmi.
Aplikasi yang terdampak punya status resmi. Jurnalis di lapangan menerima notifikasi di ponsel dari Air Alert, aplikasi yang didukung resmi dan dibuat bersama Kementerian Transformasi Digital serta perusahaan teknologi keamanan Ajax Systems.
Kementerian Transformasi Digital merekomendasikan warga Kyiv memakai aplikasi Kyiv Digital untuk mengetahui peringatan serangan udara. Di ibu kota, aplikasi Kyiv Digital dan sistem peringatan di jalanan dilaporkan tetap berfungsi normal.
Laporan tentang sirene berbeda antarsumber.
Laporan lain menyatakan sebaliknya, yakni sirene serangan udara tidak berbunyi.
Perbedaan itu belum terselesaikan dalam pemberitaan yang ada. Di Kyiv, sistem peringatan jalanan disebut tetap beroperasi normal, sehingga gambaran di tingkat kota dan di tingkat nasional belum sepenuhnya seragam.
Di tengah situasi itu, sebagian warganet Ukraina menanggapi dengan humor. Mereka memenuhi media sosial dengan lelucon dan meme, salah satunya yang menjuluki ancaman pertempuran jalanan sebagai "pertempuran ksatria".
Sebuah meme lain menampilkan dinosaurus berjas dengan keterangan "OREFNIK", sebagai tanggapan jenaka atas peringatan yang tidak nyata. Seorang pengguna perempuan juga bertanya dengan nada sarkastik apakah Nova Poshta tetap beroperasi di tengah peringatan nuklir dan pertempuran jalanan.
Angkatan Udara Ukraina sendiri menyampaikan bahwa sistem peringatan diretas, dan kabar ini ikut disiarkan dalam laporan langsung media internasional. Sejauh ini, penjelasan resmi masih bertumpu pada status "kemungkinan" terkait pelaku dan cara peretasan.
// Analisis redaksi
pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta
Rangkaian fakta ini menunjukkan bahwa sasaran gangguan bukan hanya aplikasi, melainkan kepercayaan warga pada kanal peringatan resmi. Aplikasi Air Alert dibuat bersama kementerian dan perusahaan teknologi keamanan, sehingga notifikasi darinya berpotensi dianggap otoritatif oleh penggunanya. Pesan tentang radiasi, bahaya kimia, dan pertempuran jalanan tergolong jenis peringatan yang dapat memicu kepanikan bila diterima tanpa pembanding.
Respons otoritas tampak bertumpu pada pembanding semacam itu. Angkatan Udara meluruskan lewat kanalnya sendiri, para gubernur menyatakan tidak ada ancaman, dan pemerintah Kyiv mengarahkan warga ke aplikasi Kyiv Digital yang tetap berjalan. Imbauan agar tautan tidak dibuka, yang muncul bersama dugaan phishing, dapat menjadi pertanyaan lanjutan, sebab klaim tentang hilangnya data atau terblokirnya ponsel masih belum terverifikasi.
Perbedaan laporan soal sirene patut dicermati. Satu laporan menyebut sirene berbunyi di sejumlah wilayah, sedangkan laporan lain menyatakan sirene tidak berbunyi. Selisih itu bisa berarti sebagian informasi awal belum seragam, atau gambaran berbeda antardaerah, sehingga penjelasan resmi lanjutan akan menentukan versi mana yang akurat. Respons warganet berupa lelucon dan meme dapat dibaca sebagai tanda bahwa sebagian pengguna cepat mengenali peringatan itu sebagai palsu, tetapi tafsir ini tidak berarti semua warga bereaksi serupa.
- #Air Alert
- #Angkatan Udara Ukraina
- #Ukraina