Fujifilm Luncurkan Instax Mini Evo 2 dengan Layar Sentuh dan Sensor Lebih Besar
Redaksi Bit Nusantara ·

TL;DR · Ringkasan
Fujifilm secara resmi mengumumkan peluncuran kamera instan hibrida Instax Mini Evo 2 yang dilengkapi layar sentuh LCD berukuran 4,5 inci serta sensor gambar yang lebih besar dibandingkan pendahulunya. Perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman kreatif yang lebih imersif dengan kemampuan merekam video singkat sebelum pengambilan foto. Kamera ini dijadwalkan tersedia secara global pada akhir November 2026 dengan harga eceran yang telah ditetapkan.
Poin kunci
JAKARTA, BIT NUSANTARA — Fujifilm telah resmi mengumumkan kehadiran Instax Mini Evo 2, sebuah kamera instan hibrida yang menggabungkan teknologi digital dengan pencetakan foto fisik. Perangkat ini menandai evolusi signifikan dalam lini produk Instax dengan memperkenalkan layar sentuh LCD berukuran 4,5 inci sebagai antarmuka utama pengguna. Ini merupakan model Instax pertama dari Fujifilm yang mengadopsi teknologi layar sentuh, memungkinkan kontrol yang lebih intuitif bagi para kreator konten. Di bagian belakang kamera, layar tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pemantau bidikan, tetapi juga menjadi pusat navigasi untuk berbagai pengaturan kreatif. Di sisi teknis, Instax Mini Evo 2 dilengkapi dengan sensor gambar berukuran 1/2,77 inci, yang secara fisik lebih besar dibandingkan sensor 1/5 inci pada model Mini Evo generasi pertama. Peningkatan ukuran sensor ini berpotensi meningkatkan kualitas penangkapan cahaya dan detail gambar pada kondisi pencahayaan yang beragam. Salah satu fitur unggulan yang membedakan Evo 2 dari pendahulunya adalah kemampuan Instax Immersive Movie. Fitur ini memungkinkan pengguna merekam empat detik video sebelum foto diambil, menciptakan klip video MP4 yang disimpan ke kartu microSD dengan resolusi 560 × 992 piksel dan laju bingkai 24FPS tanpa audio. Kamera ini juga menawarkan 10 opsi efek lensa dan 10 opsi simulasi film, serta mode Expanded View untuk komposisi yang lebih fleksibel. Hasil cetak dari kamera ini menggunakan kertas Instax Mini berukuran 2 inci x 3 inci dengan resolusi cetak mencapai 600 dpi, memastikan detail yang tajam pada foto instan. Instax Mini Evo 2 akan tersedia dalam warna hitam pada akhir November 2026.
// Analisis redaksi
pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta
Pengumuman Instax Mini Evo 2 oleh Fujifilm menunjukkan pergeseran strategi dalam segmen kamera instan yang semakin mengintegrasikan konten video ke dalam ekosistem fotografi fisik. Dengan adanya fitur Instax Immersive Movie yang merekam empat detik sebelum foto diambil, perangkat ini menjawab kebutuhan kreator konten yang menginginkan konteks visual di balik momen yang diabadikan. Integrasi layar sentuh 4,5 inci juga menandakan bahwa Fujifilm ingin mengurangi hambatan teknis bagi pengguna baru yang terbiasa dengan antarmuka smartphone. Namun, keterbatasan video tanpa audio dan resolusi 560 × 992 piksel menunjukkan bahwa fokus utama tetap pada estetika instan, bukan spesifikasi video profesional.
- #Fujifilm
- #Instax Mini Evo 2
- #kamera instan hibrida
- #layar sentuh LCD
- #sensor gambar