Infinix GT 50 Pro Masuk India Rp735 Dolar, Aksesori GT NX Sudah Ada di Indonesia

Redaksi Bit Nusantara ·

Gambar hitam putih terperinci dari komponen papan sirkuit elektronik untuk latar belakang teknologi.
Ilustrasi · Foto: Sergei Starostin / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Infinix memasarkan ponsel gaming GT 50 Pro di India dengan harga 69.999 rupee, dan penjualan reguler dimulai 30 Oktober. Di Indonesia, perusahaan yang sama lebih dulu memperkenalkan GT NX Controller dan GT NX Station, sementara kehadiran GT 50 Pro di tanah air belum diumumkan.

Poin kunci

  • GT 50 Pro dijual di India seharga 69.999 rupee untuk satu varian, RAM 12GB dan penyimpanan 256GB, dengan penjualan reguler mulai 30 Oktober.
  • Chipset yang dipakai adalah MediaTek Dimensity 8400 Ultimate, dibuat dengan fabrikasi 4nm dan kecepatan puncak 3,25GHz.
  • Pendingin cair berbasis pompa mikro memakai diafragma seluas 6.437 mm², dipadu baterai 6.500mAh yang mendukung pengisian kabel 45W dan nirkabel 30W.
  • Informasi resmi tanggal peluncuran dan harga ritel GT 50 Pro di Indonesia belum diumumkan.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Infinix membawa ponsel gaming GT 50 Pro ke pasar India pada Kamis, enam bulan setelah perangkat itu pertama kali diperkenalkan secara global. Harganya 69.999 rupee, setara sekitar USD 735, untuk satu-satunya varian.

Varian tunggal itu memasangkan RAM LPDDR5X 12GB dengan penyimpanan UFS 4.1 sebesar 256GB. Pemesanan awal dibuka lewat toko online Infinix India dan Flipkart, sedangkan penjualan resmi dijadwalkan mulai 30 Oktober.

Otak ponsel ini adalah MediaTek Dimensity 8400 Ultimate, prosesor 4nm yang kecepatan puncaknya mencapai 3,25GHz. Spesifikasi versi India disebut sama persis dengan model global.

Untuk meredam panas, Infinix menyematkan pendingin cair berbasis pompa mikro dengan pompa panas keramik dan diafragma seluas 6.437 mm². Sistem tersebut ditemani pencahayaan RGB.

Panel AMOLED 6,78 inci pada ponsel ini berkecepatan penyegaran 144Hz, dengan kecerahan puncak 4.500 nits. Dapur pacu daya berupa baterai 6.500mAh yang bisa diisi lewat kabel 45W maupun nirkabel 30W.

Setiap tombol bisa diatur untuk hingga empat input. Cip jaringan khusus N1 ditambahkan untuk menekan latensi dan menjaga sinyal tetap stabil saat main gim daring.

Kamera belakangnya terdiri atas sensor utama 50MP dan ultrawide 8MP, sedangkan kamera depan 13MP.

Di Indonesia, Infinix lebih dulu memperluas ekosistem gaming mobile lewat dua aksesori, yakni GT NX Controller dan GT NX Station, yang sama-sama berharga sekitar sejutaan. Pengontrol itu dijual Rp999.000, sedangkan docking-nya Rp1.099.000 pada harga normal.

GT NX Controller membawa FPS Precision Touchpad yang diklaim menghadirkan akurasi bidikan layaknya mouse. Arsitekturnya memakai tiga chip, dua di handle kiri dan satu di sisi kanan, demi koneksi berlatensi rendah.

Fitur getaran FPS Tactical Haptics Sync memberi getaran selama satu detik ketika karakter berada di pesawat atau terjun payung. Saat zona aman menyusut, pengguna menerima getaran peringatan singkat. Daya tahan alat ini diklaim lebih dari 22 jam bermain.

GT NX Station diklaim sebagai docking station pertama di industri dengan pendingin TEC terintegrasi untuk mencegah ponsel kepanasan. Ekspansinya 9-in-1, mencakup HDMI, RJ45 Ethernet, dua port USB-A, dan slot microSD, plus audio 3,5 mm. Pengisian daya ponsel tetap berjalan lewat PD pass-through sementara pendinginnya menyala.

Soal kehadiran GT 50 Pro di dalam negeri, belum ada kepastian. Satu laporan menyebut chipset dan harga resmi di Indonesia masih dalam verifikasi, dengan angka yang beredar berupa estimasi Rp3 juta hingga Rp4 juta. Tanggal peluncuran dan harga ritel pun belum diumumkan.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Dua kabar ini berjalan di jalur berbeda, tetapi dapat dibaca sebagai satu rangkaian. Di India, GT 50 Pro dijual sebagai paket yang menonjolkan pendinginan, tombol bahu, dan cip jaringan khusus. Di Indonesia, aksesori GT NX menyasar kebutuhan yang beririsan, yakni bidikan presisi lewat touchpad dan pendinginan lewat docking. Kesamaan arah itu berpotensi menunjukkan bahwa Infinix membangun ekosistem gaming secara bertahap, tetapi bahan yang ada tidak menyebut apakah aksesori tersebut dirancang khusus untuk GT 50 Pro.

Ketidakpastian tetap membayangi pembeli di tanah air. Harga Rp3 juta hingga Rp4 juta masih berupa prediksi, dan sumber yang sama menyatakan spesifikasi untuk Indonesia belum terverifikasi. Karena itu, angka India dan klaim aksesori patut dicermati sebagai gambaran sementara, bukan jaminan kondisi produk yang kelak dijual di Indonesia. Hal lain yang menjadi pertanyaan adalah seberapa jauh klaim pendinginan dan latensi rendah akan terasa dalam pemakaian nyata, mengingat kelancaran gim juga bergantung pada optimasi, pengaturan grafis, dan suhu perangkat.