OnePlus Ace 7 Pro Meluncur di China: Baterai 9.000 mAh, Kamera 200 MP, Kipas Aktif

Redaksi Bit Nusantara ·

Gambar detail dari papan sirkuit hijau yang menampilkan komponen elektronik untuk penggunaan teknologi.
Ilustrasi · Foto: Júlio Riccó / Pexels

TL;DR · Ringkasan

OnePlus meluncurkan Ace 7 dan Ace 7 Pro di China sebagai ponsel gaming berkipas pendingin. Ace 7 Pro memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai 9.000 mAh dengan pengisian 100W, dan kamera utama 200 MP.

Poin kunci

  • Ace 7 Pro memakai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, sedangkan Ace 7 memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series.
  • Baterai 9.000 mAh dipasangkan dengan pengisian kabel 100 watt dan fitur bypass charging.
  • Layar LTPO 6,78 inci mendukung refresh rate 165Hz untuk penggunaan harian dan 185Hz untuk game tertentu.
  • Kipas pendingin aktif di dalam bodi dilengkapi ventilasi udara di area modul kamera.
  • Ace 7 Pro membawa kamera utama 200 MP dan telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 3,5 kali.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — OnePlus resmi memperkenalkan OnePlus Ace 7 dan Ace 7 Pro di China. Keduanya diposisikan sebagai ponsel gaming yang dibekali kipas pendingin.

Peluncuran itu dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober. Kedua model menyasar pengguna yang menuntut performa tinggi untuk bermain game.

Dapur pacu keduanya dibedakan oleh chipset. Ace 7 Pro memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, sementara Ace 7 membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 V Series. Versi V disebut lebih sederhana dan dioptimalkan dari sisi biaya, dengan kemampuan grafis lebih rendah tetapi arsitektur CPU kelas atas yang sama.

Pada sisi memori, Ace 7 Pro ditawarkan dengan RAM 12GB atau 16GB, sedangkan penyimpanannya dimulai dari 256GB sampai 1TB. Spesifikasi lain mencatat RAM berjenis LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 tanpa slot memori eksternal.

Untuk pendinginan, Ace 7 Pro memakai kipas dual-airflow. Rancangannya memiliki dua saluran masuk udara serta dua grille, dan semuanya diletakkan di pulau kamera. Kipas aktif itu bertugas menjaga kestabilan saat gaming intensif.

Layar berukuran 6,78 inci dengan panel LTPO. Refresh rate-nya bisa diatur dari 1Hz sampai 165Hz. Angka 185Hz hanya muncul pada game tertentu yang mendukungnya, sedangkan pemakaian harian dibatasi 165Hz. Resolusi layar 1,5K, yakni 1.272 x 2.800 piksel.

Baterai Ace 7 Pro berkapasitas 9.000 mAh dan mendukung pengisian hingga 100W lewat standar SuperVOOC milik Oppo. OnePlus juga menyediakan bypass charging, yakni daya dari charger dialirkan langsung ke sistem ponsel tanpa mengisi baterai lebih dulu.

Di bagian kamera, Ace 7 Pro memakai sensor utama 200MP dengan aperture f/1.8. Telefoto periskop 50MP-nya menawarkan zoom optik 3,5 kali. Kamera selfie 16MP, dan ponsel ini tidak memiliki kamera ultrawide. Ace 7 reguler justru membawa kamera ultrawide 8MP tanpa telefoto.

Ponsel ini memiliki sertifikasi IP68 dan IP69K. Daya tahan airnya disebut hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Sistem operasinya Android 17 dengan antarmuka ColorOS 17. Perangkat tersedia dalam tiga pilihan warna.

Gamebrott mencatat lini Ace 7 sudah dipasarkan secara global.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Kombinasi baterai 9.000 mAh dan pengisian 100W dengan fitur bypass charging menarik dicermati dari sisi gaming. Karena daya dialirkan langsung ke sistem ponsel, baterai berpotensi tidak ikut terbebani saat sesi bermain panjang. Bila dipadukan dengan kipas aktif yang bertugas menjaga stabilitas, paket ini dapat dibaca sebagai upaya OnePlus menjawab dua masalah klasik ponsel gaming, yakni panas dan daya.

Pembagian dua model juga patut diperhatikan. Ace 7 Pro memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 standar, sementara Ace 7 memakai versi V dengan grafis lebih rendah. Kamera pun dibedakan: Ace 7 Pro unggul di telefoto periskop tetapi tanpa ultrawide, sedangkan Ace 7 sebaliknya. Pembedaan ini dapat menjadi pertimbangan bagi calon pembeli yang harus memilih antara tenaga grafis dan fleksibilitas kamera.