Optimasi RAM Windows 11: Klaim 20% Responsif vs Hentikan Update Versi Tertentu
Redaksi Bit Nusantara ·

TL;DR · Ringkasan
Microsoft merilis pembaruan Windows 11 yang diklaim meningkatkan responsivitas sistem hingga 20 persen melalui optimalisasi manajemen memori, termasuk kemampuan menyimpan lebih banyak data aktif di RAM. Namun, di sisi lain, perusahaan menghentikan pembaruan untuk Windows 11 versi 24H2 Home dan Pro sejak 13 Oktober 2026, meninggalkan pengguna edisi tersebut tanpa dukungan teknis lebih lanjut.
Poin kunci
JAKARTA, BIT NUSANTARA —
Microsoft mengumumkan bahwa pembaruan terbaru pada sistem operasi Windows 11 berhasil meningkatkan responsivitas perangkat hingga 20 persen dibandingkan kondisi awal tahun 2026. Peningkatan performa ini diukur dari kecepatan akses pada berbagai fitur inti seperti pencarian, menu klik kanan, pengaturan, menu mulai, File Explorer, dan alat pemotong layar. Klaim tersebut disampaikan oleh Microsoft sebagai hasil dari optimalisasi manajemen memori yang lebih efisien.
Pada perangkat dengan kapasitas RAM 8 GB atau lebih kecil, sistem hanya akan memuat fitur widget saat pengguna secara langsung membukanya, bukan melalui proses preload otomatis di latar belakang. Langkah ini diklaim mampu membebaskan konsumsi memori hingga lebih dari 200 MB, yang dapat membuat perbedaan signifikan pada PC dengan memori terbatas.
Selain optimasi memori, pembaruan ini juga membawa peningkatan pada aplikasi bawaan. Fitur pratinjau gambar pada aplikasi Photos bekerja 30 persen lebih responsif, dan viewer foto dapat membuka gambar hingga 30 persen lebih cepat secara rata-rata.
Microsoft juga mengakui bahwa update Windows 11 sebelumnya menyebabkan masalah pada koneksi Wi-Fi dan VPN, serta menawarkan solusi untuk mengatasi kendala tersebut.
// Analisis redaksi
pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta
Perubahan kebijakan Microsoft terhadap Windows 11 menunjukkan dua arah yang berlawanan: peningkatan performa teknis di satu sisi, dan pengurangan dukungan jangka panjang di sisi lain. Klaim peningkatan responsivitas 20 persen dan efisiensi RAM sangat relevan bagi pengguna dengan perangkat spesifikasi menengah ke bawah, terutama mereka yang mengandalkan RAM 8 GB. Namun, penghentian update untuk versi 24H2 Home dan Pro menciptakan kekhawatiran keamanan bagi jutaan pengguna yang belum beralih ke versi terbaru. Ini memaksa pengguna untuk mempertimbangkan antara kenyamanan menggunakan sistem yang lebih ringan atau keamanan dari patch terbaru. Transisi ke 26H2 atau 25H2 menjadi pilihan strategis bagi pengguna yang ingin tetap mendapatkan dukungan teknis jangka panjang hingga 2027.
- #Microsoft
- #Windows 11
- #Optimasi RAM
- #Update Windows 11