Remake Ocarina of Time di Switch 2: Kamera Baru, Tombol Lompat, dan Penyederhanaan Desain

Redaksi Bit Nusantara ·

Dekat tangan yang memegang smartphone dengan tampilan antarmuka Android 11 di dalam ruangan di atas lantai berpola.
Ilustrasi · Foto: Zain Ali / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time dirilis di Nintendo Switch 2, 28 tahun setelah game aslinya. Ulasan Famitsu telah terbit, dan sejumlah media lain mencatat kamera over-the-shoulder, tombol lompat dan sprint, serta penyederhanaan desain.

Poin kunci

  • Ulasan remake Zelda Ocarina of Time untuk Switch 2 telah terbit di Famitsu.
  • Remake memakai kamera over-the-shoulder dan menambahkan tombol lompat serta sprint.
  • Kontrol kamera penuh dan lompatan aktif disebut sebagai perubahan paling berdampak, sementara sebagian besar dialog tidak diisi suara.
  • Kuil Air kini memiliki lebih sedikit kunci, dan fitur log pencarian Threads of Time dapat menunjukkan arah tujuan pemain.
  • Jarak 28 tahun memisahkan game asli 1998 dan remake ini.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Ulasan remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time untuk Nintendo Switch 2 telah terbit di Famitsu. Game tersebut dirilis pada hari Kamis di konsol terbaru Nintendo itu.

Versi aslinya pertama kali dirilis pada 1998, sehingga 28 tahun membentang antara game lama dan remake yang kini hadir. Penulis ulasan Game Informer mengaku memainkan ulang game ini 28 tahun setelah versi aslinya, dan menilai remake dari game yang sebelumnya terbit untuk Nintendo 64.

Perubahan paling terlihat ada pada kamera. Remake memakai sudut pandang over-the-shoulder, menggantikan tampilan dari atas (top-down) pada versi asli, termasuk saat pemain menyelinap ke Hyrule Castle. Game Informer menyebut kontrol kamera penuh dan lompatan aktif sebagai perubahan yang paling berdampak.

Dari sisi kendali, remake menghadirkan tombol lompat dan sprint yang baru. Fitur log pencarian bernama Threads of Time dapat menunjukkan arah yang harus dituju pemain. Menu cepat untuk berganti item diperkenalkan dalam seri ini lewat Tears of the Kingdom pada 2023 dan dilanjutkan oleh Echoes of Wisdom pada 2024.

Penyederhanaan juga menyentuh desain level. Kuil Air (Water Temple) dalam remake memiliki lebih sedikit kunci dibanding sebelumnya. Ukuran game ini tercatat kurang dari 25 GB.

Cerita ikut disentuh. Mido, yang dulu digambarkan sebagai pengganggu, ditulis ulang menjadi sosok yang terlalu protektif tetapi berniat baik. Sebagian besar dialog dalam remake ini tidak diucapkan dengan suara, salah satu perbedaan utama dibanding versi asli.

Di sisi ekonomi dalam game, kantong kini dapat memuat uang dua kali lipat dibanding sebelumnya. Namun peningkatan dari Great Fairy tidak lagi gratis dan dapat berharga hingga 500 rupee.

Alur utamanya tetap dipertahankan. Link kembali sebagai orang dewasa setelah petualangan masa kecilnya, dengan jeda tujuh tahun di antara keduanya.

Game Informer menyebut remake ini sebagai rekreasi yang diperbarui, dengan perbaikan pada visual, penceritaan, dan desain, tetapi tetap berupa remake. Judul ulasan NPR menyebut remake ini superb, streamlined, and safe, sedangkan judul ulasan The Washington Post menyebutnya remake yang layak yang membuktikan Ocarina of Time masih sebuah mahakarya.

"Nintendo memastikan game ini tidak akan ketinggalan zaman setidaknya selama beberapa dekade lagi," tulis penulis ulasan NPR.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Perubahan seperti kamera over-the-shoulder, tombol lompat dan sprint, serta menu cepat yang sudah dikenal dari Tears of the Kingdom dan Echoes of Wisdom berpotensi membuat kendali terasa akrab bagi pemain seri baru. Penekanan Game Informer pada kontrol kamera penuh dan lompatan aktif menguatkan kesan bahwa kenyamanan bermain menjadi prioritas.

Sejumlah penyederhanaan patut dicermati. Kuil Air yang kini memiliki lebih sedikit kunci dan log Threads of Time yang menunjukkan arah tujuan dapat mengurangi rasa tersesat yang dulu lekat dengan game ini. Apakah hal itu memperhalus pengalaman atau mengikis tantangan kemungkinan dijawab berbeda oleh tiap pemain. Dialog yang sebagian besar tidak bersuara dan biaya peningkatan kantong yang kini dapat mencapai 500 rupee juga berpotensi memicu perdebatan.

  • #The Legend of Zelda: Ocarina of Time
  • #Nintendo Switch 2
  • #Famitsu
  • #Game Informer
  • #The Washington Post