Switch 2 Jebol Lewat SmileBASIC 4, Peneliti Pakai AI untuk Cari Celah
Redaksi Bit Nusantara ·

TL;DR · Ringkasan
Peneliti keamanan siber Sammy Hajhamid membobol Nintendo Switch 2 berfirmware 23.0.1 dengan bantuan OpenAI Codex, tanpa mengubah perangkat keras. Celah di aplikasi SmileBASIC 4 membuat aplikasi itu ditarik dari eShop Amerika Serikat dan Eropa. Metode ini belum permanen karena harus diulang tiap konsol dinyalakan ulang.
Poin kunci
- Sammy Hajhamid membobol Switch 2 berfirmware 23.0.1 dengan bantuan OpenAI Codex.
- Pencarian jalur eksploitasi dengan AI memakan waktu sekitar dua minggu.
- Eksploitasi bekerja lewat perangkat lunak tanpa modifikasi perangkat keras, tetapi bersifat tethered sehingga aksesnya hilang saat konsol dihidupkan ulang.
- Nintendo dan SmileBomb menghapus SmileBASIC 4 dari eShop Amerika Serikat dan Eropa.
- Eksploitasi bernama ns2jb disebut dikembangkan oleh peneliti pepsipu dan memerlukan SmileBASIC 4 serta komputer dengan lingkungan perangkat lunak tertentu.
JAKARTA, BIT NUSANTARA — Jailbreak publik pertama untuk Nintendo Switch 2 berhasil dijalankan dengan bantuan kecerdasan buatan berbasis OpenAI Codex. Konsol yang dibobol menjalankan firmware versi 23.0.1, dan pelakunya adalah peneliti keamanan siber Sammy Hajhamid.
Pencarian jalur eksploitasi dengan AI tersebut berlangsung sekitar dua minggu. Pemanfaatan model AI seperti Claude dan OpenAI Codex disebut memangkas analisis reverse-engineering dari hitungan bulan menjadi hitungan hari.
Celah yang dimanfaatkan berada pada aplikasi SmileBASIC 4. Jagat Play menyebut eksploitasi bernama ns2jb, yang dikaitkan dengan peneliti keamanan pepsipu, diklaim bekerja pada firmware 23.0.1 tanpa modifikasi perangkat keras.
Peretasan ini sepenuhnya berjalan lewat perangkat lunak, tanpa memerlukan modifikasi fisik pada konsol. Namun hasilnya masih terbatas: karena bersifat tethered, akses jailbreak hilang begitu konsol dihidupkan ulang. Pengguna perlu memiliki SmileBASIC 4 dan komputer dengan lingkungan perangkat lunak tertentu. Karena belum berwujud custom firmware permanen, proses itu harus diulang dengan bantuan komputer setiap kali konsol menyala kembali.
Menyusul temuan tersebut, Nintendo dan pengembang SmileBomb menghapus SmileBASIC 4 dari eShop di wilayah Amerika Serikat dan Eropa.
Video demonstrasi jailbreak memperlihatkan karakter modifikasi seperti Goku, Walter White, Peter Griffin, dan Hatsune Miku di dalam Mario Kart World.
Di platform lain, PlayStation 5 disebut menghadapi gelombang eksploitasi firmware tingkat kernel dari komunitas peretas.
// Analisis redaksi
pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta
Fakta bahwa pencarian celah dengan AI memakan waktu sekitar dua minggu, sementara analisis serupa disebut dapat memakan berbulan-bulan tanpa bantuan model AI, menunjukkan bahwa kecerdasan buatan berpotensi mempercepat kerja peneliti keamanan. Bila pola ini berlanjut, pengembang konsol dapat menghadapi jeda yang lebih pendek antara perilisan firmware dan munculnya celah baru. Hal itu patut dicermati oleh produsen perangkat keras mana pun.
Di sisi lain, keterbatasan teknis masih besar. Sifat tethered, kebutuhan akan komputer, dan ketergantungan pada SmileBASIC 4 berarti metode ini belum menjadi jalan pintas bagi pengguna umum. Penarikan aplikasi itu dari eShop dua wilayah dapat mempersempit pintu masuk, tetapi menjadi pertanyaan apakah celah serupa ditemukan di tempat lain. Langkah berikutnya dari Nintendo dan komunitas peneliti akan menentukan seberapa jauh temuan ini berkembang.
- #Nintendo Switch 2
- #SmileBASIC 4
- #OpenAI Codex
- #Sammy Hajhamid
- #Keamanan Siber