Blumhouse Atomic Jadi Nama Baru Studio Horor James Wan dan Jason Blum
Redaksi Bit Nusantara ·

TL;DR · Ringkasan
James Wan dan Jason Blum mengumumkan Blumhouse Atomic sebagai nama payung bagi perusahaan produksi horor gabungan mereka, dua tahun setelah Blumhouse dan Atomic Monster bergabung. Pengumuman ini disertai penunjukan Sam Zimmerman sebagai pemimpin pengembangan dan akuisisi serta pemaparan slate film 2027.
Poin kunci
- Blumhouse dan Atomic Monster bergabung pada 2024; kini keduanya bernaung di bawah nama Blumhouse Atomic.
- Sam Zimmerman ditunjuk sebagai SVP pengembangan dan akuisisi untuk menangani film genre beranggaran di bawah $5 juta.
- Blumhouse dan Atomic Monster tetap menjadi label produksi terpisah dengan tim kreatif masing-masing.
- Obsession meraup sekitar $520 juta dan Backrooms sekitar $400 juta di seluruh dunia pada 2026.
JAKARTA, BIT NUSANTARA — Jason Blum dan James Wan memperkenalkan Blumhouse Atomic sebagai nama payung baru perusahaan produksi horor yang mereka dirikan bersama. Nama itu dipakai dua tahun setelah Blumhouse milik Blum dan Atomic Monster milik Wan melebur.
Blum dan Wan menggabungkan kedua perusahaan pada 2024. Blum menyebut keyakinan mereka saat itu terbukti benar. "Ketika kami menggabungkan perusahaan, kami yakin keseluruhannya akan lebih besar dari jumlah bagian-bagiannya, dan itulah yang terjadi," kata Jason Blum.
Wan menekankan arah ke depan perusahaan. "Masa depan horor datang dari suara-suara baru, dan Blumhouse Atomic memberi kami lebih banyak cara untuk menemukan dan mendukung mereka dalam jangka panjang," kata James Wan.
Dari sisi angka, film-film gabungan kedua bendera telah mengumpulkan lebih dari $2,5 miliar di box office dunia, sementara total biaya produksinya di bawah $330 juta. Pendapatan global film perusahaan ini juga melampaui $1 miliar pada masing-masing tahun 2025 dan 2026.
Pada 2026 saja, Blumhouse Atomic meraup $1,3 miliar, ditopang dua film terlaris tahun itu. Obsession garapan Curry Barker mengumpulkan $520 juta di seluruh dunia, sedangkan Backrooms karya Kane Parsons mencapai $400 juta. Versi lain mencatat Obsession di angka $525 juta, Backrooms $400,6 juta, dan The Conjuring: Last Rites hampir $500 juta. Kedua film itu masing-masing menjadi yang terlaris sepanjang masa bagi distributornya, Focus Features dan A24.
Perusahaan juga menunjuk Sam Zimmerman, yang sebelumnya bekerja di Shudder, sebagai wakil presiden senior pengembangan dan akuisisi. Ia bertugas mengembangkan fitur genre beranggaran di bawah $5 juta dan mencari sutradara baru. Zimmerman terlibat dalam kesepakatan Universal yang membeli River dari IFC dengan harga lebih dari $10 juta di TIFF.
Blumhouse Atomic baru-baru ini mengikat kesepakatan first-look dengan Divide/Conquer, produser horor, guna menggarap proyek genre berkonsep tinggi yang hemat biaya. Kesepakatan itu ditandatangani pada akhir 2025.
Di lini waralaba, perusahaan memperoleh hak atas Saw tahun lalu, yang mempertemukan kembali Wan dengan seri horor yang ia ciptakan bersama Leigh Whannell. Wan menjadi produser Saw setelah perusahaan membeli kembali sebagian waralaba itu dari Lionsgate. Perusahaan juga memegang versi baru Paranormal Activity dan Blair Witch Project.
Perusahaan juga mendapat kesepakatan film pertama bagi Curry Barker di Universal setelah Obsession.
Meski bernaung di satu nama, Blumhouse dan Atomic Monster tetap beroperasi sebagai label produksi terpisah. Tim kreatif masing-masing mengembangkan film dan serial televisi di bawah benderanya sendiri. Produser Obsession, Backrooms, dan waralaba The Conjuring pun terus berjalan sebagai label tersendiri.
// Analisis redaksi
pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta
Penamaan Blumhouse Atomic dapat dibaca sebagai penegasan bahwa penggabungan dua tahun lalu dinilai berhasil oleh para pendirinya. Angka yang disodorkan, yakni lebih dari $2,5 miliar pendapatan dari anggaran di bawah $330 juta, memberi dasar bagi klaim itu. Kutipan Blum tentang keseluruhan yang lebih besar daripada bagian-bagiannya berpotensi menjadi narasi utama perusahaan.
Strategi ke depan tampaknya bertumpu pada film beranggaran kecil dan penemuan bakat baru. Penunjukan Zimmerman untuk proyek di bawah $5 juta, kesepakatan dengan Divide/Conquer, dan pernyataan Wan tentang suara-suara baru mengarah ke pola yang sama. Keberhasilan Obsession dan Backrooms, dua film karya sineas muda yang menembus ratusan juta dolar, patut dicermati sebagai contoh pola tersebut. Sementara itu, tetap terpisahnya label Blumhouse dan Atomic Monster menjadi pertanyaan menarik tentang bagaimana identitas masing-masing dijaga di bawah satu nama.
- #Blumhouse Atomic
- #James Wan
- #Jason Blum
- #Blumhouse
- #Atomic Monster
- #Sam Zimmerman