Android 17 Baru di 1% Perangkat, Android 11 Masih Dipakai Lebih dari 10%

Redaksi Bit Nusantara ·

Tampilan rinci kabel serat optik yang terhubung di rak pusat data, menampilkan teknologi jaringan modern.
Ilustrasi · Foto: Brett Sayles / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Data distribusi Android yang diperbarui Google per 19 Oktober menunjukkan Android 17 baru terpasang di sekitar 1% perangkat aktif, sekitar empat bulan setelah dirilis untuk ponsel Pixel. Android 16 menjadi versi terbesar dengan porsi lebih dari 25%, sementara Android 11 masih bertahan di atas 10% perangkat.

Poin kunci

  • Data distribusi Android diperbarui per 19 Oktober; Android 17 mencakup sekitar 1% perangkat aktif, sedangkan Android 16 lebih dari 25%.
  • Android 11 masih berada di atas 10% perangkat, dan Android 12 turun menjadi 9,6%.
  • Google menghapus Android 5 (Lollipop) dari datanya; Android 5.1 hanya 0,2% dari perangkat aktif.
  • Data baru di Android Studio muncul menjelang Android Dev Summit pada 28 dan 29 Oktober, setelah pembaruan terakhir pada Desember 2025.
  • Android 17 tersedia sejak pertengahan Juni dan didukung perangkat Pixel serta sejumlah model Samsung Galaxy, Xiaomi, Oppo/OnePlus, Nothing, dan Sony.

JAKARTA, BIT NUSANTARA — Android 17 baru dipakai sekitar 1% perangkat Android aktif, menurut data distribusi versi terbaru Google yang diperbarui per 19 Oktober. Angka itu tercatat sekitar empat bulan setelah versi tersebut dirilis untuk ponsel Pixel pada Juni.

Android 16 kini menjadi versi dengan porsi terbesar, yakni lebih dari 25% perangkat aktif. Data Android Studio yang diperbarui Google juga menunjukkan mayoritas perangkat menjalankan Android 16, meski Android 17 adalah versi terbaru.

Di sisi lain, Android 11 belum ditinggalkan. Versi itu masih dipakai di atas 10% perangkat, sementara Android 12 turun menjadi 9,6%.

Dalam pembaruan ini Google juga menghapus Android 5 (Lollipop) dari datanya. Android 5.1 tercatat hanya 0,2% dari perangkat aktif.

Android 17 tersedia sejak pertengahan Juni. Selain Pixel, banyak perangkat Samsung Galaxy dan sejumlah model Xiaomi, Oppo/OnePlus, Nothing, serta Sony didukung oleh versi ini. Samsung baru memulai peluncuran pembaruan Android 17 secara luas dalam beberapa pekan terakhir, sehingga perangkatnya kemungkinan besar belum masuk hitungan 1% tersebut.

Google selama bertahun-tahun tidak mempublikasikan data distribusi versi Android secara bebas. Satu-satunya sumber estimasi adalah data di Android Studio yang hanya diperbarui sesekali. Pembaruan terakhir sebelumnya terjadi pada Desember 2025, dan data baru ini muncul berkaitan dengan Android Dev Summit pada 28 dan 29 Oktober, yang digelar untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

Android Studio hanya menampilkan nilai kumulatif, bukan persentase tiap versi. Data itu mencakup perangkat aktif yang menghubungi Play Store dalam rentang tujuh hari. Pada pembaruan Desember 2025, Android 16 tercatat berada di 7,5% perangkat aktif.

// Analisis redaksi

pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

Selisih antara Android 17 yang baru 1% dan Android 16 yang sudah melewati 25% dapat dibaca sebagai pola penyebaran pembaruan yang bertahap. Fakta bahwa Samsung baru memulai peluncuran luas dalam beberapa pekan terakhir berpotensi menjelaskan sebagian rendahnya angka tersebut, sebab ponsel dari produsen dengan basis pengguna besar kemungkinan belum terhitung. Karena itu, angka 1% lebih tepat dipahami sebagai potret satu waktu, bukan penilaian akhir atas penerimaan Android 17.

Bertahannya Android 11 di atas 10% perangkat patut dicermati karena dapat menjadi pertimbangan bagi pengembang aplikasi yang harus menjaga kompatibilitas lintas versi. Keterbatasan metodologi juga perlu diingat: data Android Studio hanya memuat perangkat aktif yang menghubungi Play Store dalam tujuh hari dan diperbarui secara sporadis, sehingga perbandingan antarperiode sebaiknya dibaca dengan hati-hati.

  • #Android 17
  • #Android 16
  • #Android 11
  • #distribusi Android
  • #Google
  • #Pixel