Anggaran Film Elden Ring Tembus Rp 3,6 Triliun, Risiko Investasi Game Adaptasi

Redaksi Bit Nusantara ·

Gambar close-up dari beberapa uang kertas Euro yang disusun secara acak.
Ilustrasi · Foto: Pixabay / Pexels

TL;DR · Ringkasan

Film adaptasi live-action Elden Ring yang digarap oleh A24 dan disutradarai Alex Garland dilaporkan memiliki anggaran produksi yang melonjak signifikan hingga mendekati 200 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,6 triliun. Angka ini jauh melampaui perkiraan awal sebesar 100 juta dolar AS dan menjadikan proyek ini sebagai salah satu film termahal yang pernah dikembangkan oleh studio tersebut. Jadwal tayang film ini ditetapkan pada Maret 2028 setelah proses pengambilan gambar dinyatakan selesai di Inggris.

Poin kunci

    JAKARTA, BIT NUSANTARA —

    Industri perfilman global kembali dikejutkan dengan naiknya estimasi biaya produksi untuk film adaptasi game populer. Film live-action berdasarkan karya Elden Ring yang dikembangkan oleh FromSoftware ini dilaporkan menghabiskan dana hampir 200 juta dolar AS atau setara dengan Rp 3,6 triliun. Lonjakan anggaran ini terjadi dari perkiraan semula yang hanya berkisar 100 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,8 triliun.

    Proyek ambisius ini digarap oleh studio A24 dengan Alex Garland sebagai penulis naskah sekaligus sutradara. Garland diketahui menulis naskah sepanjang 160 halaman untuk meyakinkan pencipta game, Hidetaka Miyazaki, agar proyek ini dapat berjalan. Proses produksi film ini berlangsung di Inggris sejak April 2026 dan dilaporkan telah selesai pada awal Agustus 2026.

    Rampungnya pengambilan gambar menandai peralihan proyek ke tahap pasca produksi sebelum jadwal penayangan resmi pada 3 Maret 2028. Informasi mengenai kelanjutan produksi ini muncul setelah Sean Schofield, penata properti film, mengunggah konten di media sosial yang mengindikasikan selesainya syuting.

    Besarnya anggaran yang digelontorkan untuk film ini patut dicermati dalam konteks ekonomi industri hiburan. Film Elden Ring kini berpotensi menjadi film termahal yang pernah dikembangkan oleh A24, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh film Marty Supreme dengan biaya 70 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,2 triliun. Sebagai perbandingan, film Civil War karya Alex Garland sendiri menghabiskan biaya sekitar 50 juta dolar AS atau Rp 906 miliar.

    Anggaran terbaru untuk Elden Ring belum diumumkan secara resmi oleh pihak A24 maupun Bandai Namco. Namun, laporan yang bersumber dari Wall Street Journal dan dikutip oleh berbagai media menunjukkan tren peningkatan biaya produksi yang signifikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi pembiayaan dan manajemen risiko dalam adaptasi konten game beranggaran besar ke layar lebar.

    Perspektif media dalam hal ini menunjukkan bahwa industri film terus berlomba-lomba menciptakan konten dengan skala visual yang semakin masif. Adaptasi game seperti Elden Ring yang memiliki dunia dan mitologi kompleks yang dibangun bersama George R. R. Martin menuntut biaya produksi tinggi untuk merealisasikan visi tersebut.

    // Analisis redaksi

    pendapat Redaksi Bit Nusantara · terpisah dari fakta

    Lonjakan anggaran film adaptasi Elden Ring menjadi indikator penting dalam dinamika ekonomi industri hiburan digital. Dengan estimasi biaya mencapai hampir 200 juta dolar AS atau Rp 3,6 triliun, proyek ini menunjukkan bahwa studio film semakin berani mengambil risiko finansial besar untuk mengadaptasi waralaba game yang memiliki basis penggemar setia. Angka ini jauh melampaui anggaran awal 100 juta dolar AS, yang mengindikasikan adanya penambahan kompleksitas produksi atau kebutuhan visual efek yang lebih tinggi dari yang direncanakan semula.

    Dari sisi ekonomi, biaya produksi sebesar ini menempatkan film Elden Ring sebagai salah satu proyek termahal di A24, melampaui Marty Supreme yang sebelumnya tercatat dengan anggaran 70 juta dolar AS. Kesenjangan antara biaya produksi film Civil War karya Alex Garland yang hanya 50 juta dolar AS dengan anggaran Elden Ring yang hampir empat kali lipat juga menyoroti tantangan dalam mengadaptasi dunia fantasi yang sangat detail. Hal ini menjadi pertanyaan bagi industri: apakah potensi pendapatan dari box office dan hak streaming dapat menutupi risiko investasi sebesar Rp 3,6 triliun tersebut, terutama mengingat jadwal tayang yang masih cukup jauh pada Maret 2028.

    • #Elden Ring
    • #A24
    • #Alex Garland
    • #Film Adaptasi Game